Friday, December 8, 2017

Review Film Thailand "SUDDENLY TWENTY" Keren loh



#Blog3-Mereviewfilm

Haloo semua para penyuka nonton dimanapun kalian berada, selamat datang diblog saya!
Tidak bosan-bosan saya akan menceritakan kembali sebuah film yang sudah saya nonton dan menurut saya itu bagus. Sebelumnya saya sudah menuliskan review film India dan kali ini kita beralih kenegara lain.
Film ini berasal dari Thailand yang bertajuk komedi romantis. Hmm penasaran? Cekidos




Film ini berjudul Suddenly Twenty atau dalam bahasa Indonesia Mendadak berusia 20 tahun. Film ini di sutradarai oleh Araya Suriharn, produser Lakkana Naam, Palawatvichai dan Piyawan Sujaritwong.
Beberapa pemerannya adalah Davika Hoorne sebagai Parn muda ini fotonya : 







Neeranuch Pattamasood sebagai Parn Tua dan lain-lain.

Berawal dari kisah seorang perempuan bernama Parn yang lahir pada masa setelah perang, ia bercita-cita menjadi seorang penyanyi tapi sayangnya hal itu tidak disukai oleh ayahnya. Ketika dewasa ia melarikan diri bersama kekasihnya dan berharap kekasihnya dapat membantu untuk mengejar impiannya. Tetapi yang terjadi malah hal-hal buruk. Ia membesarkan anaknya seorang diri dan Alhamdulillah anaknya sukses dan menjadi asisten professor.

Di usianya yang sudah tidak muda lagi Parn sering mengisi waktu dengan membantu melayani pelanggan di café sahabatnya Chian. Parn adalah tipe nenek-nenek yang cerewet , *kayak nenekku nih*

Karena kecerewetan Parn yang luar biasa pake bingit , sang menantu merasa tertekan batinnya dan jatuh sakit. Saat itu Parn beserta anak dan dua cucunya menjenguk menantunya di rumah sakit, namun sangat menyedihkan karena menantunya tidak ingin melihat Parn sehingga ia harus keluar dari ruangan itu. Tak hanya sebatas itu, Parn juga tak sengaja mendengar perbincangan anak dan cucunya kalau ia akan dititipkan dipanti jompo demi menjaga kesehatan menantunya, walaupun salah seorang cucunya merasa keberatan tapi tidak merubah keputusan ayahnya. Parn sangat sedih tapi ia berusaha menutupinya.

Beberapa hari dipanti jompo ternyata tidak membuatnya nyaman. Malam itu ia keluar untuk menenangkan hatinya yang mulai putus asa, tiba-tiba cucu laki-lakinya menelepon dan mengajaknya makan malam bersama. Parn menutup telepon dan segera bersiap-siap tapi matanya di alihkan oleh sebuah studio foto yang berada di seberang jalan tepat di hadapannya. Ia masuk ke studio itu dan bertemu dengan sipemilik studio yang mungkin seumuran dengannya. Parn berdandan lalu meminta kepada saipemilik untuk memotretnya.

Parn begitu heran kepada anak-anak muda di dalam bus yang ia tumpangi, mereka mereka masih mau menggoda nenek-nenek tua sepertinya dan mengatakan bahwa ia sangat cantik. Parn sangat terkejut ketika melihat dirinya di kaca bus ternyata wajahnya berubah seperti perempuan berusia 20 tahun.
Akibat peristiwa itu parn tidak jadi menemui cucunya, studio tempat ia berfoto pun tiba-tiba hilang. Ia tidak tahu harus bagaimana lagi , tidak ada seorangpun yang mengenalinya.Tetapi, dia mulai berpikir bahwa mungkin ini adalah kesempatan kedua yang diberikan Tuhan kepadanya, iapun memanfaatkan masa mudanya yang kedua itu. Ia membeli pakaian baru, merubah penampilan, dan menyewa penginapan dirumah Chian.

Parn berusaha memanfaatkan kesempatan kedua itu dengan sebaik mungkin. Ia menjadi penyanyi sesuai cita-citanya dulu. Tetapi disisi lain keluarganya sibuk mencari dan beranggapan bahwa nenek Parn telah hilang.

Hmm seperti apa kelanjutan ceritanya nonton filmnya saja ya. Saya tidak akan menceritakan semuanya disini. Film ini membuat saya tertawa dan menangis, ketika nenek Parn akan dititipkan di panti jompo itu sedih bet guys.

Kenapa para lansia harus dititip dipanti jompo padahal mereka susah payah membesarkan anak-anaknya. Semoga kita selalu menyayangi dan menjaga orang tua kita ya guys selagi mereka masih ada.

Kalian bisa download filmnya di layar kaca 21.
Well .. sekian dari saya jangan lupa like, share dan comment 😊

Dadah
Load disqus comments

0 komentar